Serap Aspirasi di Desa Langut, Anggota DPRD Indramayu Lina Hilmia Soroti Isu Pekerja Migran dan Pendidikan Disabilitas
24news.id.-INDRAMAYU -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu Fraksi PDI Perjuangan, Lina Hilmia, menggelar kegiatan jaring aspirasi (reses) di Desa Langut, Kecamatan Lohbener. Kabupaten Indramayu Jawa Barat.
Dalam pertemuan tatap muka tersebut, masyarakat setempat menyampaikan sejumlah keluhan mendesak, mulai dari perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), pemerataan fasilitas pendidikan bagi penyandang disabilitas, hingga pembangunan infrastruktur desa.
Terkait isu ketenagakerjaan, warga menaruh perhatian besar pada jaminan kesehatan dan keselamatan para pekerja migran asal Indramayu. Masyarakat meminta agar pemerintah daerah tidak hanya memperketat pengecekan kesehatan saat keberangkatan, tetapi juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan menyeluruh secara gratis ketika para pekerja migran kembali pulang ke tanah air dalam kondisi sehat dan selamat.
Menanggapi tingginya angka PMI non-prosedural, Lina Hilmia mendorong adanya langkah preventif yang konkret dari tingkat pemerintahan paling bawah. Ia menekankan pentingnya setiap desa menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur mekanisme perizinan kerja ke luar negeri mulai dari tingkat RT, RW, hingga Kepala Desa.
“Langkah (Perdes) ini sangat krusial untuk mengantisipasi warga kita agar tidak berangkat ke negara-negara yang belum memiliki kerja sama resmi penempatan tenaga kerja dengan Indonesia. Kita tidak ingin lagi mendengar kisah tragis pekerja migran ilegal yang disiksa, mengalami kecelakaan kerja, atau bahkan pulang dalam keadaan meninggal dunia,” tegas Lina Hilmia.
Selain perlindungan PMI, isu pendidikan inklusif juga menjadi sorotan utama dalam reses kali ini. Perwakilan masyarakat penyandang disabilitas menyampaikan aspirasi agar pemerintah mendirikan Sekolah Dasar (SD) khusus bagi anak-anak disabilitas di setiap kecamatan. Keberadaan fasilitas ini dinilai sangat penting agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat mengenyam pendidikan dasar tanpa harus menempuh jarak yang terlalu jauh dari rumah mereka.
Semua aspirasi yang telah ditampung ini nantinya akan disusun menjadi laporan resmi fraksi untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna DPRD, agar segera mendapat tindak lanjut dan diakomodasi oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam program kerja mendatang.
(Maskani)
