Kodim 0616 Indramayu Melaksanakan Rakor Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP

Kodim 0616 Indramayu Melaksanakan Rakor Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP

Indramayu-Pada hari Senin tanggal 05 Januari 2026, bertempat di lokasi KDKMP Desa Sindang, Jl. Murahnara, Desa Sindang, Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, Kodim 0616 Indramayu melaksanakan kegiatan rakor dalam rangka mengevaluasi serta mempercepat pelaksanaan pembangunan Kegiatan dukungan Ketahanan Masyarakat Pedesaan (KDKMP) di wilayah Kodam III/Siliwangi.

Kegiatan tersebut yang bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata terkait perkembangan pembangunan KDKMP di masing-masing satuan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah percepatan yang efektif dan terukur. Dipimpin oleh Kasdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., dengan diikuti oleh Korem dan Kodim Jajaran Kodam III/Siliwangi, secara virtual.

Hadir dalam kegiatan, Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, S.E, M.Han, Pasiterdim 0616/Indramayu, Kapten Arh Herry Subianto, Ps. Pasi Inteldim 0616/Indramayu Kapten Inf Hassanudin, Konsultan KDKMP Desa Sindang Hadi

Letkol Arm Tulus Widodo, S.E, M.Han, Dandim 0616 Indramayu saat kegiatannyaa mengatakan bahwa adapun yang dapat dilaporkan berdasarkan hasil pemaparan dan evaluasi yang disampaikan dalam rakor, pembangunan KDKMP di wilayah Kodim 0616/Indramayu hingga saat ini terus berjalan dan menunjukkan perkembangan progres yang positif, meskipun masih memerlukan upaya percepatan di beberapa aspek.

“Dari target pembangunan sebanyak 317 titik KDKMP, tercatat 111 titik lahan telah masuk ke dalam portal (35,01%), dengan 108 titik telah mulai dibangun, serta 90 titik masih berada dalam tahap proses administrasi dan persiapan. Dengan demikian, total lahan yang telah menunjukkan progres pembangunan mencapai 198 titik.

Adapun capaian progres fisik percepatan pembangunan KDKMP di wilayah Kodim 0616/Indramayu menunjukkan variasi, dengan rincian :

  • 78 titik telah mencapai progres 10%
  • 16 titik telah mencapai progres 20%
  • 4 titik telah mencapai progres 30%
  • 8 titik telah mencapai progres 40%
  • 2 titik telah mencapai progres 60%
  • Variasi capaian progres tersebut

dipengaruhi oleh kondisi dan karakteristik lahan, kesiapan administrasi, serta faktor cuaca di masing-masing lokasi pembangunan, dalam pelaksanaannya, pembangunan KDKMP di wilayah Kodim 0616/Indramayu masih dihadapkan pada beberapa kendala, antara lain.

Masih terdapat desa-desa yang belum memiliki lahan sesuai dengan kriteria pembangunan KDKMP. Menyikapi hal tersebut, Kodim 0616/Indramayu secara aktif dan berkelanjutan melaksanakan koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, instansi terkait, pemerintah desa, serta masyarakat setempat, guna mencari solusi dan alternatif penyediaan lahan yang memenuhi persyaratan.

Kondisi cuaca yang tidak menentu, khususnya curah hujan yang cukup tinggi, turut mempengaruhi kelancaran pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Sebagai langkah antisipatif, pelaksana pembangunan tetap melaksanakan kegiatan yang memungkinkan, seperti perakitan material besi, dengan mendirikan tenda darurat, sehingga aktivitas pembangunan tetap dapat berjalan meskipun dalam kondisi hujan.

Adanya beberapa lahan yang berstatus milik BUMN, BUMD, Pemerintah Daerah, serta PT. Sang Hyang Sri, yang hingga saat ini belum dapat dimanfaatkan karena masih dalam proses perizinan. Terkait hal tersebut, Kodim 0616/Indramayu telah melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dan penggalangan secara intensif kepada pihak-pihak terkait, sambil menunggu terbitnya izin resmi agar pembangunan dapat segera dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Secara umum, hasil rakor evaluasi ini memberikan gambaran bahwa pembangunan KDKMP di wilayah Kodim 0616/Indramayu telah berjalan dan menunjukkan progres, namun masih memerlukan percepatan, sinergi lintas sektor, serta dukungan kebijakan dan administrasi, khususnya dalam hal penyediaan lahan dan percepatan proses perizinan. Kodim 0616/Indramayu berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi, pengawasan, serta optimalisasi sumber daya, guna mendukung keberhasilan program KDKMP sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan masyarakat pedesaan,”Pungkasnya.